Friday, October 30, 2026
HomeBatamBanjir Rendam Cipta Regency dan Modena Batam, Suryanto: Desak Alat Berat Segera...

Banjir Rendam Cipta Regency dan Modena Batam, Suryanto: Desak Alat Berat Segera Dikerahkan

 

BATAM  (BR)– Hujan deras yang mengguyur Kota Batam beberapa waktu lalu menyebabkan banjir setinggi pinggang orang dewasa di kawasan Perumahan Cipta Regency dan Modena, Batam Kota. Sejumlah rumah warga terendam, memaksa warga beraktivitas dalam genangan air akibat saluran drainase yang tidak mampu menampung derasnya aliran air.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi PKS, Suryanto, langsung meninjau lokasi banjir pada Jumat (2/5). Ia menyampaikan keprihatinan sekaligus mendesak agar pemerintah segera bertindak cepat.

“Kita sudah diskusi tadi di lapangan. Harus segera diturunkan alat berat untuk membersihkan saluran air dari tanah dan sampah yang menumpuk. Jangan sampai warga terus was-was setiap hujan datang,” tegas Suryanto.

Menurutnya, banjir terjadi akibat buruknya sistem drainase serta limpahan air dari perumahan di bagian atas yang langsung mengarah ke kawasan tersebut tanpa adanya pengalihan aliran. Ia juga menyoroti lemahnya infrastruktur penahan tanah pada proyek perumahan baru yang menyebabkan longsor ke daerah rendah.

“Percuma kita bicara pembangunan LRT atau MRT kalau warga masih kebanjiran. Ini harus jadi prioritas utama,” ujar Anggota Komisi III DPRD Batam itu.

Suryanto mengungkapkan, pihaknya telah menyurati Dinas Bina Marga sejak 20 Maret lalu untuk menurunkan alat berat, namun belum juga terealisasi hingga kini. Ia berharap kunjungan lapangan kali ini dapat mempercepat tindak lanjut dari dinas terkait.

“Kami minta Dinas PU segera menurunkan alat berat. Ini kebutuhan mendesak,” katanya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Lurah Berlian Senda, yang membenarkan bahwa genangan di wilayah tersebut sudah terjadi berulang kali.

“Kami harap alat berat segera hadir, terutama untuk membantu kawasan RT 4 dan RT 5 Modena yang paling terdampak,” ungkapnya.

Warga setempat berharap agar kejadian ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola drainase serta pembangunan perumahan baru yang seringkali mengabaikan dampak lingkungan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Dewan atas perhatiannya. Kami berharap alat berat bisa segera datang ke Regency dan Modena, dan kondisi kembali normal,” ujar salah satu warga.(*)

RELATED ARTICLES
spot_img

BATAM