Friday, October 30, 2026
HomeEkbisIman Sutiawan Dorong Mahasiswa Jadi Penggerak Perubahan

Iman Sutiawan Dorong Mahasiswa Jadi Penggerak Perubahan

BATAM (BR) – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan, mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa dengan menyampaikan kritik secara konstruktif, bertanggung jawab, dan berbasis data.

Menurut Iman, keterbukaan informasi dan kebebasan berpendapat merupakan ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam mengawal pembangunan. Namun, kebebasan tersebut harus diiringi dengan pemahaman yang utuh, kajian yang matang, serta solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Hal itu disampaikan Iman saat membuka Pelatihan Instruktur Dasar (PID) Regional Kepulauan Riau Tahun 2026 yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Aula Ibnu Sina, Batam, Kamis (15/10/2026) malam.

“Pemerintah sama sekali tidak anti-kritik. Namun, sebagai mahasiswa-mahasiswi terpelajar, kritik terhadap daerah maupun bangsa harus disampaikan dengan semangat membangun, didukung data, kajian yang matang, serta menawarkan solusi konkret,” ujar Iman yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Kepri.

Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Iman Sutiawan foto bersama peserta PID IMM dan seluruh organisasi mahasiswa san KNPI Kepri. Foto : ist

Dalam arahannya, Iman mengingatkan bahwa sejarah Indonesia menunjukkan besarnya kontribusi pemuda dalam mendorong perubahan. Mulai dari perjuangan kemerdekaan, lahirnya Sumpah Pemuda, hingga gerakan Reformasi 1998, generasi muda selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa.

Ia menilai tantangan pemuda saat ini tidak lagi sebatas perjuangan fisik, tetapi juga menghadapi persoalan kemiskinan, kebodohan, ketidakadilan, korupsi, dan berbagai hambatan pembangunan lainnya.

Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu memperkuat kapasitas intelektual, meningkatkan kepedulian sosial, serta memahami arah kebijakan pemerintah agar dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat.

Iman juga mengajak mahasiswa mencermati program strategis pemerintah, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Mahasiswa tidak boleh hanya membaca berita setengah-setengah. Harus tuntas dan memahami output serta tujuannya. Sebagai daerah maritim strategis yang 96 persen wilayahnya adalah lautan, potensi Kepri di bidang kelautan, perikanan, dan pariwisata sangat besar. Jangan sampai anak muda hanya menjadi penonton di rumah sendiri,” tegasnya.

Ia berharap generasi muda Kepri mampu memanfaatkan potensi daerah melalui gagasan, inovasi, dan keterlibatan langsung dalam berbagai sektor pembangunan. Dengan demikian, pemuda tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga tampil sebagai pelaku yang ikut menentukan kemajuan daerah.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Kepri, Syailendra Reza Irwansyah Rezeki, menekankan pentingnya membangun militansi dan loyalitas kader di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas kader, memperkuat organisasi, serta memperluas sinergi antarlembaga kepemudaan.

“Proses belajar di era digital harus berjalan lebih halus (smooth). Kita harus siap bergenerasi, dan sinergi antar-lembaga serta dukungan pemerintah, khususnya Kesbangpol, sangat dibutuhkan untuk kemajuan Kepri,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD IMM Kepri, Adhanan Fadli, mengingatkan peserta agar menjadikan pelatihan tersebut sebagai momentum memperkuat pemahaman terhadap prinsip pengaderan Muhammadiyah, terutama dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai tauhid atau tauhidullah.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh, fokus, dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, kaderisasi merupakan proses penting untuk menyiapkan calon pemimpin yang mampu melanjutkan perjuangan organisasi pada masa mendatang.

“Proses kepemimpinan akan terus berganti. Jangan sia-siakan kesempatan ini karena kalianlah yang kelak akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan tersebut,” pesan Fadli.

Kegiatan pembukaan PID Regional Kepri Tahun 2026 tersebut turut dihadiri perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepri, yakni Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan, Ludi Harman, Ketua DPD KNPI Provinsi Kepri, Andi Kusuma, Ketua PWPM Kepri, Syailendra Reza Irwansyah Rezeki, Master of Training PID, Wilda Kumalasari, Ketua Umum DPD IMM Kepri, Adhanan Fadli, serta Ketua Umum PC IMM Kota Batam, Zulkarnain.(*)

RELATED ARTICLES
spot_img

BATAM