Friday, October 30, 2026
HomeOlahragaWadokai Karate-Do Kepri Gelar UKT dan Gashuku, 115 Kohai Ikuti Pembinaan Karate

Wadokai Karate-Do Kepri Gelar UKT dan Gashuku, 115 Kohai Ikuti Pembinaan Karate

BATAM (BR) – Wadokai Karate-Do Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan Gashuku di Mall Botania 2, Batam Centre, Kota Batam, kemarin. Kegiatan ini diikuti 115 kohai dari tujuh dojo aktif dengan dukungan 14 pelatih yang tergabung dalam Majelis Sabuk Hitam Wadokai Kepri.

Ketua Panitia, Serpriyandi Sitompul, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan karateka untuk meningkatkan kemampuan teknik, kedisiplinan, serta ketangguhan mental dan karakter para peserta.

“Melalui kegiatan UKT dan Gashuku ini, kami ingin memastikan bahwa pembinaan karateka tidak hanya berfokus pada kemampuan teknik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati,” ujar Serpriyandi.

Menurutnya, Ujian Kenaikan Tingkat menjadi salah satu tahapan penting bagi setiap karateka untuk mengukur perkembangan kemampuan serta penguasaan materi latihan yang telah dipelajari selama mengikuti pembinaan di dojo masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, para kohai diuji berdasarkan kemampuan teknik, pemahaman materi, kedisiplinan, serta kesiapan untuk melangkah ke tingkat sabuk berikutnya. Proses tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus meningkatkan kualitas latihan dan mengembangkan potensi diri.

Selain UKT, kegiatan ini juga diisi dengan Gashuku atau latihan bersama yang bertujuan memperdalam penguasaan teknik karate, meningkatkan ketahanan fisik dan mental, serta mempererat persaudaraan antarkohai dari berbagai dojo.

Serpriyandi menilai kebersamaan dalam kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam membangun semangat belajar dan menjaga kekompakan di lingkungan Wadokai Karate-Do Kepri.

“Kami berharap para kohai dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk menambah pengalaman, memperkuat mental, dan saling belajar satu sama lain. Karate bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kehidupan, seperti sportivitas, rasa hormat, kesabaran, dan pantang menyerah,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pelatih dan Majelis Sabuk Hitam dalam menjaga kualitas pembinaan karateka. Dukungan 14 pelatih dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan arahan dan pendampingan agar para kohai dapat berlatih sesuai dengan teknik dan nilai-nilai karate.

Menurut Serpriyandi, pembinaan yang berkesinambungan menjadi salah satu kunci untuk melahirkan karateka yang tidak hanya memiliki kemampuan teknik yang baik, tetapi juga bermental tangguh dan berkarakter positif.

Dengan keterlibatan 115 kohai dari tujuh dojo aktif, kegiatan UKT dan Gashuku ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas antardojo sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembinaan karate di Provinsi Kepulauan Riau.

“Harapan kami, Wadokai Karate-Do Kepri terus berkembang dan mampu melahirkan karateka yang berprestasi, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional. Yang terpenting, mereka tetap menjunjung tinggi disiplin, sportivitas, dan nilai-nilai luhur karate dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Serpriyandi.(*)

RELATED ARTICLES
spot_img

BATAM