BATAM (BR) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswil Lub) di Hotel Golden View, Batam, pada Jumat, 16 Mei 2025. Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PPP Rusli Efendi dan Ketua DPP PPP Usman M. Tohan (Donnie Tohan).
Rusli Efendi menjelaskan bahwa pelaksanaan Muswil Lub di Kepri berbeda dengan wilayah lain seperti Kalimantan Selatan atau Bali. Ada tiga alasan utama dilakukannya Muswil Lub di Kepri. Pertama, adanya aspirasi kuat dari DPC untuk memperkuat barisan karena lebih dari separuh pengurus tidak aktif sejak Rakernas terakhir. Kedua, Ketua DPW sebelumnya, Irwansyah, secara resmi telah mengundurkan diri dengan alasan yang dinilai gentleman. Ketiga, dorongan untuk kembali menata organisasi agar lebih solid dan bersemangat.
“Tujuan utama Muswil ini adalah membangkitkan semangat dan konsolidasi internal. Tata kelola organisasi harus diperbaiki, dan itu dimulai dari proses yang transparan serta musyawarah,” ujar Rusli Efendi.
Ia menegaskan bahwa DPP sebenarnya memiliki kewenangan menunjuk langsung kepengurusan, namun memilih untuk memberi ruang kepada DPW dan DPC menentukan arah kepemimpinan bersama.
“Kami tidak ingin mengambil kewenangan semena-mena. Prinsip kami adalah musyawarah. Silakan bangun kesepakatan bersama, kami terbuka. Tidak boleh ada rekayasa. Jika ingin menjadi ketua, buatlah konsep yang jelas,” tegasnya.
Rusli juga menekankan tiga hal penting yang harus diperkuat demi memajukan PPP ke depan, yakni struktur, figur, dan kultur. Ketiga elemen tersebut menurutnya harus dibangun mulai dari sekarang.
“Ini bagian dari ikhtiar kita bersama dalam mencari pemimpin yang baik untuk PPP Kepri ke depan,” tutup Rusli.(ubay)

