BATAM (BR) – Sekretaris Komisi I DPRD Kota Batam, Anwar Anas, menyatakan dukungan penuh terhadap usulan Komunitas Andalan Driver Online (KOMANDO) yang mendorong pemerintah pusat segera menghadirkan aplikasi transportasi online nasional.
Menurut Anwar, gagasan tersebut bukan hanya terkait kesejahteraan para driver, tetapi juga menyangkut agenda besar kemandirian bangsa di era digital.
“Selama ini sebagian besar aplikasi dikelola oleh swasta bahkan asing, sehingga lebih berorientasi pada keuntungan perusahaan. Jika negara hadir melalui aplikasi nasional, maka hasilnya dapat kembali kepada rakyat, baik untuk pembangunan infrastruktur, jaminan sosial, maupun kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Anwar menegaskan, pengelolaan transportasi online oleh negara sejalan dengan semangat Pasal 33 UUD 1945.
“Transportasi daring kini sudah menjadi kebutuhan dasar. Negara tidak boleh hanya menjadi penonton. Kehadiran aplikasi nasional akan menciptakan ekosistem transportasi yang lebih adil, transparan, dan berdaulat,” tambahnya.
Ia juga menilai kemandirian digital di sektor transportasi merupakan langkah strategis menghadapi persaingan global.
“Kemandirian digital artinya kita tidak bergantung sepenuhnya pada korporasi swasta. Inilah wujud nyata menuju kedaulatan ekonomi digital Indonesia,” tegasnya.
Sebagai wakil rakyat, Anwar berkomitmen menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan KOMANDO melalui forum resmi DPRD Kota Batam hingga ke kementerian terkait.
“Saya akan menjadi jembatan antara driver online dengan pengambil kebijakan nasional. Aspirasi ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan harus diperjuangkan,” pungkasnya.

