Friday, October 30, 2026
HomeNasionalPLN Batam Teken Pembiayaan Syariah Sindikasi untuk Pembangunan PLTGU 120 MW Batam

PLN Batam Teken Pembiayaan Syariah Sindikasi untuk Pembangunan PLTGU 120 MW Batam

JAKARTA – PT PLN Batam resmi menandatangani Perjanjian Fasilitas Sindikasi Pembiayaan berdasarkan prinsip Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) bersama tiga lembaga keuangan ternama, yakni PT Bank Maybank Indonesia Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

Langkah strategis ini menjadi tonggak penting dalam upaya PLN Batam mewujudkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Batam berkapasitas 120 megawatt (MW) – sebuah proyek vital yang akan memperkuat ketahanan energi serta mendukung pertumbuhan industri di wilayah Batam dan Kepulauan Riau.

Direktur Utama PT PLN Batam Kwin Fo, menjelaskan bahwa penandatanganan ini bukan hanya sebatas kerja sama pembiayaan, melainkan wujud nyata dari sinergi antara sektor energi dan sektor keuangan dalam mendukung transformasi energi yang berkelanjutan.

“Penandatanganan hari ini menandai langkah besar bagi PLN Batam dalam memperkuat ketahanan energi dan mendukung pertumbuhan industri setempat. Dengan skema IMBT, kami dapat melaksanakan proyek strategis tanpa menambah beban utang jangka panjang secara langsung,” ujar Kwin Fo.

Ia menambahkan, pembangunan PLTGU Batam 120 MW dengan skema Engineering, Procurement, and Construction (EPC) merupakan bagian dari strategi PLN Batam untuk meningkatkan efisiensi operasional, menjamin pasokan listrik andal, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Mewakili keluarga besar PLN Batam, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra perbankan dan lembaga pembiayaan yang telah memberikan kepercayaan. Semoga proyek PLTGU ini dapat selesai tepat waktu dan membawa manfaat luas bagi masyarakat serta perekonomian Batam,” lanjutnya.

Skema Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) sendiri merupakan model pembiayaan berbasis sewa yang diakhiri dengan pemindahan kepemilikan aset kepada penyewa setelah masa sewa berakhir.

Model ini memungkinkan PLN Batam memperoleh aset strategis tanpa menambah beban utang jangka panjang secara langsung, sekaligus memberikan fleksibilitas pembayaran dan efisiensi modal dalam menjaga stabilitas keuangan perusahaan.

Sementara itu, Ricky Antariksa, Direktur Perbankan Global PT Bank Maybank Indonesia Tbk, menegaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan strategi Maybank Group untuk memperkuat perannya dalam mendukung proyek-proyek keberlanjutan dan ketahanan energi nasional.

“Dalam kerja sama ini, Maybank Indonesia bertindak sebagai Koordinator sekaligus Joint Mandated Lead Arranger dan Bookrunner bersama CIMB Niaga dan Sarana Multi Infrastruktur dalam pembiayaan sindikasi skema IMBT Sustainability-Linked Financing untuk pembangunan PLTGU 120 MW di Pulau Batam,” ungkap Ricky.

Ricky menilai, partisipasi Maybank Indonesia tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga nilai tambah strategis melalui perannya sebagai Facility Agent, yang memastikan kelancaran dan tata kelola pembiayaan proyek berjalan efektif.

Melalui kolaborasi ini, PLN Batam menegaskan komitmennya terhadap pengembangan energi bersih dan berkelanjutan, sekaligus membuka babak baru dalam model pembiayaan infrastruktur energi berbasis syariah di Indonesia.

RELATED ARTICLES
spot_img

BATAM