BATAM (BR) – Gelaran Road Race Championships IMS 75 di Sirkuit NP Temenggung Abdul Jamal, Sabtu (22/11/2025), kembali menunjukkan antusiasme tinggi para pembalap Kota Batam. Di tengah persaingan ketat, Walfen Tindaon Racing Team tampil mencuri perhatian dengan berhasil meraih podium ketiga di kelas Bebek 2 Tak Underbone 130 CC melalui pembalap Asia mereka, Renggi Lukmana.
Owner Walfen Tindaon Racing Team, Walfentius Tindaon, mengaku bersyukur dengan hasil manis tersebut. Menurutnya, pencapaian ini menjadi modal kuat bagi tim untuk melanjutkan perjuangan di kelas-kelas lainnya.
“Kami bersyukur penampilan pertama langsung dapat juara 3. Semoga besok untuk kelas lainnya juga bisa meraih podium,” ujarnya penuh harap.
Walfen menjelaskan bahwa timnya turun di lima kelas berbeda pada ajang bergengsi yang memperebutkan Piala Ketua DPRD Provinsi Kepri, Iman Sutiawan, tersebut. Lima kelas yang diikuti yakni FFA, 125 cc, 116 cc, dan 130 cc.
Menurut Walfen, hadirnya Renggi Lukmana yang memiliki pengalaman di level Asia menjadi semangat baru bagi para pembalap muda Batam. Kehadiran pembalap profesional seperti Renggi diyakini mampu menularkan mental juara serta memacu anak-anak muda untuk lebih serius menekuni dunia balap.
“Ini menjadi motivasi bagi pembalap-pembalap Batam untuk terus berkembang. Kami berharap event seperti ini terus berkelanjutan dan semakin profesional,” ucapnya.
Sebagai anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi Golkar, Walfen turut memberikan apresiasi kepada Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, yang telah mendorong terselenggaranya event sebesar ini. Ia menilai kompetisi resmi seperti ini sangat penting untuk membina bakat muda sekaligus mengurangi aksi balap liar di jalanan.
“Event seperti ini sangat penting sebagai wadah bagi anak-anak muda Batam menyalurkan bakat. Sekaligus menjadi dorongan agar Batam segera memiliki sirkuit permanen,” kata Walfen.
Ia menegaskan bahwa tingginya minat masyarakat terhadap balap motor, yang terlihat jelas pada Road Race Championships IMS 75, merupakan bukti bahwa Batam memiliki potensi besar dalam dunia otomotif.
“Jika dikembangkan secara konsisten dan berkelanjutan, bukan tidak mungkin Batam bisa melahirkan bibit pembalap berprestasi hingga level nasional bahkan internasional,” tutupnya.(*)

