Friday, October 30, 2026
HomeBatamSerukan Keadilan untuk Korban, Pemuda Flores Timur Kawal Tuntutan Jaksa 

Serukan Keadilan untuk Korban, Pemuda Flores Timur Kawal Tuntutan Jaksa 

BATAM (BR) – Kasus kekerasan rumah tangga yang melibatkan seorang majikan dan asisten rumah tangga (ART) di Sukajadi, Kota Batam, kini resmi memasuki tahap penuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Batam. Kasus yang menggemparkan publik ini terus mendapat perhatian luas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Koordinator Pemuda Flores Timur, Nus Ata Soge, yang kembali menyerukan keadilan bagi para korban.

Peristiwa tersebut mencuat setelah terungkap bahwa majikan bernama Roslina diduga melakukan penyiksaan terhadap Intan, ART yang bekerja di rumahnya, selama hampir enam bulan berturut-turut. Fakta persidangan mengungkapkan tindakan kekerasan yang dilakukan secara keji, mulai dari penganiayaan fisik hingga memaksa korban meminum air kloset dan memakan kotoran anjing.

Menyikapi perkembangan terbaru, Koordinator Pemuda Flores Timur, Nus Ata Soge, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga memiliki kekuatan hukum tetap. Ia menyerukan seluruh elemen pemuda untuk memasuki masa siaga penuh menjelang pembacaan tuntutan JPU yang dijadwalkan pada 1 Desember mendatang.

“Ini adalah fase paling krusial dalam perjuangan kita menegakkan keadilan bagi Intan dan Merlin,” ujar Nus.

Nus juga menyatakan bahwa dirinya telah menyaksikan langsung bukti-bukti kekejaman yang dilakukan Roslina di persidangan. Karena itu, ia meminta JPU untuk tidak ragu menjatuhkan tuntutan hukuman maksimal terhadap terdakwa.

“Kita menantikan ketegasan Jaksa Penuntut Umum. Tuntutan terberat harus diberikan kepada Roslina sebagai otak dari kejahatan ini,” tegasnya.

Selain itu, Nus meminta agar JPU dan majelis hakim mempertimbangkan posisi Merlin, yang disebut sebagai korban sekunder. Menurutnya, Merlin dipaksa melakukan tindakan tertentu di bawah tekanan ekstrem dari majikannya.

“Keadilan sejati harus mampu memisahkan mana pelaku utama dan mana pihak yang terpaksa terlibat karena tekanan,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Nus mengajak seluruh pemuda Flores Timur dan Nusa Tenggara Timur yang berada di Batam untuk hadir memberikan dukungan moral dalam persidangan mendatang.

RELATED ARTICLES
spot_img

BATAM