BATAM (BR) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet layar Kepulauan Riau. Pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Layar Indonesia Regatta II Tahun 2026 yang berlangsung di Jakarta, kontingen Kepulauan Riau sukses membawa pulang tiga medali emas dan satu medali perunggu.
Keberhasilan tersebut disambut hangat oleh jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepulauan Riau dan KONI Kota Batam yang menyambut langsung kedatangan para atlet dan ofisial di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Senin (11/5/2026).
Turut hadir dalam penyambutan tersebut pengurus KONI Kepri, Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Batam Dasril, serta Humas KONI Batam Budi. Suasana penuh kebanggaan terlihat saat para atlet tiba dengan membawa capaian gemilang yang kembali mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat nasional.
Tiga medali emas berhasil dipersembahkan oleh Ahmad Zainuddin pada nomor ILCA 7 Putra, Lucky Novriansyah di kelas ILCA 6 Putra, serta Rizky Marvel yang tampil dominan pada kelas ILCA 4 Putra. Sementara satu medali perunggu diraih Jalesveva Divo Ardiansyah di kelas ILCA 6 Putra.
Capaian tersebut semakin menegaskan posisi Kepulauan Riau, khususnya Kota Batam, sebagai salah satu daerah penghasil atlet layar terbaik di Indonesia. Sejak awal perlombaan, para atlet Kepri menunjukkan performa yang konsisten dan mampu bersaing dengan atlet-atlet unggulan dari berbagai provinsi.
Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Kepri, Dance Wongkaren, mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan dan dedikasi yang ditunjukkan para atlet selama mengikuti kejuaraan.
Menurutnya, hasil yang diraih bukanlah sesuatu yang instan, melainkan buah dari proses latihan yang panjang, disiplin, serta kerja keras atlet dan pelatih dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional.
“Prestasi ini sangat membanggakan. Persaingan berlangsung ketat karena seluruh daerah menurunkan atlet-atlet terbaiknya. Namun atlet Kepri mampu menunjukkan kualitas, ketenangan, dan mental bertanding yang luar biasa hingga berhasil meraih hasil maksimal,” ujarnya.
Dance menilai keberhasilan tersebut menjadi indikator positif perkembangan olahraga layar di Kepulauan Riau. Ia optimistis prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi.
“Ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi langkah awal menuju target yang lebih besar. Kami berharap atlet-atlet layar Kepri dapat terus berkembang dan nantinya mampu bersaing pada level internasional,” tambahnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Umum KONI Kota Batam, Rani Rafitriyani. Ia menyebut keberhasilan para atlet layar menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di Batam berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan atlet yang kompetitif di tingkat nasional.
Menurut Rani, cabang olahraga layar selama ini menjadi salah satu andalan Batam dalam menyumbangkan prestasi bagi Kepulauan Riau. Karena itu, dukungan terhadap pembinaan atlet harus terus ditingkatkan agar prestasi yang diraih dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada masa mendatang.
“Selamat kepada seluruh atlet layar Kepulauan Riau, khususnya atlet-atlet asal Kota Batam yang telah mengharumkan nama daerah. Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi ajang yang lebih besar seperti Pra PON dan PON,” katanya.
Keberhasilan meraih tiga medali emas dan satu medali perunggu di Indonesia Regatta II 2026 menjadi bukti bahwa atlet layar Kepulauan Riau mampu bersaing di level nasional. Dengan pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan dari berbagai pihak, olahraga layar Kepri diyakini akan terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama daerah dan Indonesia bersinar di kancah yang lebih tinggi.

