BATAM (BR) – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau menggelar Shooting Competition Kapolda Kepri Cup 2026 di Lapangan Tembak M. Jasmin, Mapolda Kepri, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai instansi, komunitas, dan pecinta olahraga menembak di Kepulauan Riau. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan semakin berkembangnya olahraga menembak di daerah.
Pembukaan kejuaraan turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting di Kepulauan Riau, di antaranya Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Komandan Korem 033/Wira Pratama, Dandim, Kabinda Kepri, Ketua KONI Kepri Usep RS, perwakilan KONI Batam yang dihadiri Wakil Ketua V Sony Christanto dan Ketua Litbang KONI Batam Slamet, serta unsur Forkopimda Kepri lainnya.
Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, mengatakan bahwa Shooting Competition Kapolda Kepri Cup merupakan salah satu sarana pembinaan olahraga menembak di Kepri yang berada di bawah koordinasi Perbakin Kepri.

Menurutnya, pelaksanaan kejuaraan ini sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema Polri Bersama Masyarakat. Melalui kegiatan olahraga, Polri ingin terus memperkuat hubungan dan kolaborasi dengan masyarakat dari berbagai kalangan.
“Animo peserta sangat luar biasa. Kami mengapresiasi seluruh peserta yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin terus membangun kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Kapolda.
Ia menambahkan, olahraga menembak menjadi salah satu wadah positif bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat dan hobi sekaligus meningkatkan prestasi.
“Melalui kegiatan ini kami yakin sinergi dengan seluruh komunitas dapat terus terjalin. Termasuk masyarakat yang menekuni olahraga menembak, sehingga bakat dan hobinya dapat tersalurkan dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua V KONI Kota Batam, Sony Christanto, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut. Menurutnya, Kapolda Kepri Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet dan pencarian bibit-bibit potensial cabang olahraga menembak.
“Kejuaraan seperti ini sangat penting untuk menambah pengalaman bertanding atlet sekaligus mengukur kemampuan mereka. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat ekosistem olahraga menembak di Kepri dan membuka peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.(*)

