Friday, October 30, 2026
HomeBatamAhmad Muzani dan Habib Syeikh Resmikan Ponpes Nur Iman di Pulau Kasu,...

Ahmad Muzani dan Habib Syeikh Resmikan Ponpes Nur Iman di Pulau Kasu, Pesantren sebagai Pagar NKRI

BATAM – Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) Nur Iman di Pulau Kasu, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/8/2026) siang.

Peresmian pondok pesantren yang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Pulau Kasu tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ahmad Muzani dan Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon kurma serta penyerahan secara simbolis sebanyak 2.000 bendera Merah Putih. Acara ditutup dengan pembacaan sholawat yang dipimpin langsung oleh Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf.

Peresmian Ponpes dan Masjid Nur Iman itu turut dihadiri Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra HM Endipat Wijaya, Ketua DPRD Provinsi Kepri Iman Sutiawan, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Syafruddin, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Harris Pratamura, serta Wakil Ketua DPRD Kepri Ustadz Bahtiar.

Hadir pula Wakil Ketua I DPRD Batam dari Fraksi Partai Gerindra Aweng Kurniawan, Wakil Ketua III DPRD Batam Yunus Muda, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam Budi Dermawan, sejumlah anggota DPRD Kepri dan DPRD Batam dari Fraksi Partai Gerindra, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa kehadiran Ponpes Nur Iman tidak terlepas dari sebuah cerita sekitar 10 tahun lalu, ketika dirinya pertama kali datang ke Pulau Kasu bersama Iman Sutiawan.

Foto bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf bersama masyarakat pulau lasu. Foto : Tengku Bayu

Ia mengaku saat itu kawasan tersebut masih kosong. Dari lokasi yang berada di dataran tinggi, Ahmad Muzani kemudian menyampaikan gagasan agar dibangun sebuah pondok pesantren yang dapat menjadi pusat pendidikan keagamaan sekaligus terlihat dari kejauhan.

“10 tahun lalu saya ke sini masih kosong, dan saya bilang ke Iman agar dari lokasi yang tinggi ini dibangun pondok pesantren, sehingga dari kejauhan terlihat,” ujar Ahmad Muzani.

Menurutnya, gagasan yang disampaikannya kala itu kini akhirnya menjadi kenyataan. Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan Ponpes Nur Iman.

“Entah didengar atau dicatat, yang pasti hari ini terwujud. Kita bisa meresmikan sebuah pesantren yang megah,” ungkapnya.

Ahmad Muzani menilai keberadaan pondok pesantren memiliki arti strategis, khususnya bagi Batam yang merupakan wilayah perbatasan dan berada di posisi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, pembangunan dan penguatan pesantren di wilayah perbatasan perlu terus didorong. Pesantren tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki nilai penting dalam membangun karakter dan menjaga ketahanan bangsa.

“Pesantren adalah pagar pertahanan NKRI,” tegas Ahmad Muzani.

Sementara itu, Ketua DPRD Kepri yang juga Dewan Pembina Ponpes Nur Iman, Iman Sutiawan, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung hingga berdirinya Ponpes Nur Iman di Pulau Kasu.

Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada Ahmad Muzani, Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra HM Endipat Wijaya, Kapolda Kepri, Wakil Gubernur Kepri, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan pesantren tersebut.

Iman mengatakan, dirinya sengaja mengundang para pengasuh pondok pesantren yang ada di Batam untuk hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan masukan dan bimbingan dalam pengelolaan Ponpes Nur Iman ke depan.

“Sengaja juga saya mengundang para pengasuh pondok pesantren di Batam agar kiranya dapat memberikan tunjuk ajar bagaimana mengelola pondok pesantren, sehingga tidak salah jalan,” ungkap Iman.

Ia juga menyampaikan terima kasih secara khusus kepada empat tokoh masyarakat Pulau Kasu yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan Ponpes Nur Iman.

Menurut Iman, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam terwujudnya pembangunan pondok pesantren tersebut.

Senada juga yang diungkapkan Penanggung Jawab kegiatan peresmian, Wakil Ketua I DPRD Batam dari Fraksi Partai Gerindra, Aweng Kurniawan, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Aweng mengucapkan terima kasih kepada Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra HM Endipat Wijaya, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Syafruddin, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Harris Pratamura, serta seluruh tamu undangan yang hadir.

“Terima kasih tak terhingga kepada Ketua MPR RI Pak Ahmad Muzani, Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra HM Endipat Wijaya, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Syafruddin, Wagub Kepri Nyanyang Harris Pratamura, serta seluruh tamu yang hadir,” pungkas Aweng.

Peresmian Ponpes Nur Iman di Pulau Kasu diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus membangun generasi muda yang berkarakter dan memiliki kecintaan terhadap bangsa dan negara, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kota Batam.(*)

RELATED ARTICLES
spot_img

BATAM