Friday, October 30, 2026
HomePendidikanDari Pulau Kasu hingga Investasi, IMM Kepri Apresiasi Komitmen Iman Sutiawan dan...

Dari Pulau Kasu hingga Investasi, IMM Kepri Apresiasi Komitmen Iman Sutiawan dan Kapolda Kepri

BATAM (BR) – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kepulauan Riau (DPD IMM Kepri) memberikan apresiasi terhadap sejumlah upaya yang dinilai berkontribusi terhadap kemajuan daerah, khususnya dalam bidang pendidikan dan terciptanya situasi keamanan yang kondusif.

Apresiasi tersebut disampaikan DPD IMM Kepri kepada Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, atas dukungannya terhadap pembangunan Pondok Pesantren Nur Iman di Pulau Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam.

IMM menilai pembangunan fasilitas pendidikan dan keagamaan di wilayah hinterland merupakan bagian penting dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kepulauan Riau.

Terlebih, peresmian Pondok Pesantren Nurul Iman turut dihadiri ulama nasional Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Kehadiran sejumlah tokoh nasional tersebut dinilai menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan di wilayah kepulauan memiliki perhatian dan arti strategis.

Ketua DPD IMM Kepulauan Riau, Adhanan Fadli mengatakan, pembangunan pendidikan tidak semestinya hanya berpusat di kawasan perkotaan.

“Pembangunan peradaban tidak hanya lahir dari kota-kota besar. Pulau-pulau di wilayah terdepan juga memiliki potensi besar untuk melahirkan generasi yang berkualitas. Karena itu, pembangunan pendidikan di wilayah hinterland harus terus mendapatkan perhatian,” ujar Adhanan.

Menurutnya, dukungan terhadap pembangunan Pondok Pesantren Nur Iman menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat yang berada di wilayah kepulauan.

“Pemimpin akan dikenang dari apa yang ditinggalkannya. Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya dapat dirasakan lintas generasi. Karena itu, setiap komitmen nyata terhadap pembangunan pendidikan patut diapresiasi,” katanya.

Selain sektor pendidikan, DPD IMM Kepri juga memberikan apresiasi kepada Polda Kepulauan Riau bersama jajaran Polres di wilayah Kepri atas upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

IMM menilai kondisi keamanan yang stabil menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan kepastian bagi dunia usaha dan investor yang ingin menanamkan modal di Kepulauan Riau.

“Investasi membutuhkan rasa aman dan kepastian hukum. Investor tentu akan mempertimbangkan kondisi keamanan, kepastian hukum serta pelayanan publik sebelum mengambil keputusan. Karena itu, kami mengapresiasi jajaran Polda Kepri dan Polres yang terus menjaga stabilitas keamanan daerah,” ujar Adhanan.

Ia menyebut keamanan dan pertumbuhan ekonomi merupakan dua hal yang saling berkaitan. Kondisi daerah yang aman dan kondusif akan memberikan ruang bagi aktivitas perdagangan, industri, pariwisata maupun investasi untuk berkembang.

DPD IMM Kepri juga mendorong agar sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia usaha, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, mahasiswa dan masyarakat sipil terus diperkuat.

Menurut IMM, kolaborasi berbagai elemen tersebut diperlukan untuk menjadikan Kepulauan Riau sebagai daerah yang semakin maju sekaligus memiliki daya saing dalam sektor investasi, perdagangan, industri dan pariwisata.

Adhanan menegaskan, apresiasi yang diberikan IMM Kepri tidak dimaksudkan sebagai bentuk dukungan politik kepada pihak tertentu. Menurutnya, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja dan kontribusi yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin membangun budaya apresiasi. Kritik tetap menjadi bagian penting dalam demokrasi, tetapi kerja nyata juga patut diberikan penghargaan. Ketika pendidikan dibangun, keamanan dijaga, investasi tumbuh dan masyarakat mendapatkan manfaatnya, maka di situlah pembangunan benar-benar dirasakan,” pungkasnya.(*)

RELATED ARTICLES
spot_img

BATAM