KARIMUN (BR) — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Keluarga Besar Putera Jawa Kelahiran Sumatera (PKB Pujakesuma) Kabupaten Karimun resmi dilantik, Sabtu (19/7/2025) di Gedung Nasional Tanjungbalai Karimun. Pelantikan ini menandai komitmen organisasi untuk turut berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Sugiono, dilantik sebagai Ketua DPD PKB Pujakesuma Kabupaten Karimun masa bakti 2023–2027 bersama puluhan pengurus lainnya. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPW PKB Pujakesuma Provinsi Kepulauan Riau, Hendrik.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Bupati Karimun H Ing. Iskandarsyah, Mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, selaku Ketua Dewan Kehormatan, anggota DPRD Kabupaten Karimun, unsur Forkopimda, perwakilan organisasi dan paguyuban, serta para tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Sugiono menyatakan kesiapannya untuk mengembangkan Pujakesuma dan membangun kolaborasi lintas sektor demi kemajuan Kabupaten Karimun.
“Kehadiran Pujakesuma sangat penting agar bisa berkontribusi, berkolaborasi dalam segala aspek dengan organisasi lainnya dan instansi pemerintah dalam pembangunan Kabupaten Karimun,” tegas Sugiono.
Sementara itu, Hendrik dalam amanatnya menyampaikan pesan dari Ketua Dewan Pembina DPP Pujakesuma, Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto serta Ketua Umum DPP PKB Pujakesuma, Eko Sopiyanto, SE. Ia menekankan pentingnya kekompakan dan rasa persatuan antaranggota agar Pujakesuma bisa tumbuh di seluruh kecamatan yang ada di Karimun.
“Kalau kita guyub, kompak, dan bersatu, insya Allah kita akan kuat serta memiliki andil dalam pembangunan di Kabupaten Karimun,” ujarnya.
Bupati Karimun H Ing. Iskandarsyah menyambut baik kehadiran Pujakesuma dan mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah.
“Harapan kami tentunya Pujakesuma bisa berperan bersama pemerintah daerah agar menjadi sebuah kekuatan dalam membangun. Karena Karimun adalah milik kita semua,” ucapnya.
Pelantikan ini menjadi titik awal semangat baru bagi Pujakesuma Karimun untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, menjunjung nilai-nilai persatuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.(*)

