Friday, October 30, 2026
HomeBatamJelang Nataru, KSOP Batam Periksa Kapal Penumpang

Jelang Nataru, KSOP Batam Periksa Kapal Penumpang

BATAM (BR) – Menjelang masa angkutan laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam bergerak cepat memastikan seluruh kapal penumpang dalam kondisi laik laut dan siap beroperasi.

Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, turun langsung meninjau proses uji kelaiklautan (ramp check) dan pemeriksaan mandiri kapal penumpang (self-inspection) di sejumlah pelabuhan utama wilayah kerja KSOP Batam, Senin (10/11/2025).

Peninjauan dimulai dari Pelabuhan Sekupang, didampingi Kabid Kelautan KSOP Batam, Hendra Cucipto, kemudian berlanjut ke Pelabuhan Harbour Bay, Batam Center, dan Telaga Punggur.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KSOP Batam untuk menjamin keselamatan pelayaran dan kenyamanan penumpang selama masa libur panjang akhir tahun.

“Seluruh kapal wajib dipastikan layak berlayar, aman, dan memiliki sertifikat yang masih berlaku. Kami tidak akan berkompromi dalam urusan keselamatan,” tegas Takwim.

Menurutnya, ramp check telah dilakukan sejak 17 Oktober 2025 dan ditargetkan rampung pada minggu pertama November 2025. Dari total 91 kapal penumpang dan ro-ro yang terdaftar, 78 kapal (85,7%) telah selesai diperiksa, sementara 13 kapal (14,3%) lainnya masih dalam proses docking dan akan segera menyusul.

Selain pemeriksaan langsung oleh Marine Inspector dan petugas KSOP, tahun ini diterapkan pula sistem pemeriksaan mandiri (self-inspection) oleh operator kapal.

Dalam sistem tersebut, operator diwajibkan melakukan pengecekan awal terhadap kondisi kapal, alat keselamatan, serta kesiapan awak kapal sebelum diverifikasi oleh petugas KSOP.

“Kami dorong sistem pemeriksaan mandiri ini agar tumbuh kesadaran dan tanggung jawab di kalangan pelaku usaha pelayaran. Budaya keselamatan harus menjadi prioritas bersama,” ujar Takwim.

Selain fokus pada aspek teknis keselamatan, KSOP Batam juga memperkuat koordinasi lintas instansi dan memperketat pengawasan di lapangan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang yang setiap tahun meningkat tajam menjelang Nataru.

Dari hasil pantauan lapangan, KSOP juga menemukan masih adanya operator yang menjual tiket secara manual. Menanggapi hal tersebut, Takwim mendorong agar seluruh operator segera beralih ke sistem digital.

“Kami sarankan operator menggunakan sistem penjualan tiket dan check-in online agar pelayanan lebih efisien. Penumpang tidak perlu antre di loket, dan harga tiket bisa langsung diketahui secara transparan,” jelasnya.

Dengan total 91 kapal penumpang yang siap beroperasi, KSOP Batam optimistis mampu memenuhi kebutuhan transportasi laut masyarakat Batam dan sekitarnya selama periode liburan Natal dan Tahun Baru.

“Insya Allah, dengan kesiapan armada yang ada dan pengawasan yang ketat, seluruh perjalanan laut pada masa Nataru 2025/2026 dapat berjalan lancar, aman, dan tertib,” tutup Takwim penuh keyakinan.(*)

RELATED ARTICLES
spot_img

BATAM