JOHOR (BR) – Malaysia terus memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan medical tourism di kawasan Asia Tenggara. Di Johor, Rumah Sakit Gleneagles Johor tampil sebagai salah satu rumah sakit rujukan yang menghadirkan layanan kesehatan masa depan dengan teknologi mutakhir dan pendekatan perawatan berbasis hasil.
Selama satu dekade beroperasi, Rumah Sakit Gleneagles Johor berkembang pesat dan menjadi pilihan utama pasien internasional, khususnya dari Indonesia. Pasien asal Batam dan Kepulauan Riau banyak memanfaatkan rumah sakit ini untuk pemeriksaan kesehatan, penanganan medis lanjutan, hingga mencari second opinion atas berbagai kondisi medis.
Rumah sakit yang berada di bawah jaringan IHH Healthcare Malaysia—grup rumah sakit terbesar di negara tersebut dengan 18 fasilitas—ini menerapkan pendekatan Value-Driven Outcomes (VDO). Pendekatan ini menitikberatkan pada kualitas hasil perawatan, pemulihan yang lebih cepat, serta efisiensi biaya tanpa mengorbankan keselamatan pasien.
RS Gleneagles Johor juga dikenal sebagai future-ready hospital dengan dukungan teknologi medis canggih, seperti digital PET scan, radioterapi modern, serta prosedur bedah minimal invasif berbantuan robotik. Teknologi ini memungkinkan penanganan yang lebih presisi sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien selama menjalani perawatan.
Menteri Kesehatan Malaysia, Dzulkefly Ahmad, sebelumnya menegaskan pentingnya peran rumah sakit swasta dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional.
“Reformasi kesehatan Malaysia bertumpu pada keterjangkauan, pencegahan, dan kemitraan. Rumah sakit swasta seperti IHH Healthcare Malaysia memiliki peran penting dalam menyediakan layanan yang inovatif, efisien, dan tetap berkualitas,” ujarnya.
Komitmen serupa ditegaskan CEO IHH Healthcare Malaysia, Kamal Amzan.
“Kami adalah mitra jangka panjang dalam perjalanan kesehatan Malaysia. Komitmen kami adalah menghadirkan layanan yang lebih terjangkau, mencegah penyakit sedini mungkin, dan menggunakan kapasitas serta kemampuan kami untuk mendukung sistem kesehatan publik di area yang paling dibutuhkan,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/12025).
Sementara itu, Deputy CEO Rumah Sakit Gleneagles Johor, Sipika Singh, menekankan pentingnya pengalaman perawatan yang terintegrasi.
“Pasien dapat bergerak dari screening ke diagnosis hingga pengobatan dalam satu jalur layanan yang konsisten, didukung standar klinis yang kuat serta teknologi modern,” ujarnya. (*)

