TANJUNGPINANG – Persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kepulauan Riau ke-10 terus dimatangkan menjelang penyelenggaraan yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 9 Juli 2026 di Kabupaten Karimun.
Sebagai ajang olahraga pelajar terbesar di Provinsi Kepulauan Riau, POPDA menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan penjaringan atlet muda potensial yang diproyeksikan menjadi andalan daerah pada berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional.
Kesiapan penyelenggaraan dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (9/4/2026). Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan Dispora kabupaten/kota se-Kepri, pengurus provinsi cabang olahraga, serta unsur pemangku kepentingan olahraga lainnya.
Rapat dipimpin langsung Kepala Dispora Kepri, Dr. Darson, yang menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak guna memastikan pelaksanaan POPDA Kepri X berjalan sukses, baik dari sisi teknis pertandingan maupun pelayanan terhadap kontingen peserta.
Dalam ajang dua tahunan tersebut, sebanyak 10 cabang olahraga akan dipertandingkan, yakni atletik, tenis lapangan, sepak takraw, sepak bola, bola voli, bola basket, bulutangkis, pencak silat, aquatik, dan tenis meja.
Kesepuluh cabang olahraga itu diproyeksikan menjadi wadah lahirnya bibit-bibit atlet pelajar berbakat yang nantinya dapat memperkuat kontingen Kepulauan Riau pada berbagai ajang nasional.
Untuk memacu semangat para peserta, panitia pelaksana telah menyiapkan total 740 medali yang akan diperebutkan. Jumlah tersebut terdiri dari 211 medali emas, 221 medali perak, dan 298 medali perunggu.
Sementara itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri turut berpartisipasi dalam rapat koordinasi tersebut. KONI Kepri diwakili Kepala Bidang Litbang Amri, Wakil Ketua Rini, serta Chris Triwinasis yang memberikan sejumlah masukan terkait kesiapan penyelenggaraan dan pelaksanaan pertandingan.
Amri berharap seluruh unsur yang terlibat dapat terus memperkuat koordinasi dan komunikasi sehingga pelaksanaan POPDA Kepri X dapat berlangsung lebih baik dibandingkan edisi sebelumnya.
“Semoga POPDA Kepri ke-10 berjalan lancar dan sukses. Pengalaman yang sudah ada mari kita benahi bersama dengan terus berkoordinasi dan saling mendukung demi kelancaran penyelenggaraan,” ujar Amri.
Di sisi lain, Kabupaten Karimun selaku tuan rumah memaparkan berbagai kesiapan yang telah dilakukan. Mulai dari venue pertandingan, akomodasi kontingen, transportasi, hingga dukungan sarana dan prasarana pendukung lainnya terus dipersiapkan secara bertahap.
Pengalaman Karimun sebagai tuan rumah POPDA pada tahun 2014 menjadi modal berharga dalam menyukseskan pelaksanaan ajang olahraga pelajar tingkat provinsi tersebut.
POPDA Kepri X tidak hanya menjadi arena persaingan meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, sportivitas, dan persahabatan antarpelajar dari seluruh kabupaten/kota di Kepulauan Riau.
Dengan persiapan yang semakin matang serta dukungan penuh dari pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, dan seluruh pemangku kepentingan, POPDA Kepri X di Kabupaten Karimun diharapkan berlangsung sukses serta mampu melahirkan generasi atlet pelajar yang siap mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat nasional.

