TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang resmi meluncurkan maskot dan logo Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau VI Tahun 2026 dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Rabu (15/4/2026). Peluncuran tersebut menjadi tonggak awal dimulainya rangkaian persiapan menuju pesta olahraga terbesar tingkat provinsi di Kepulauan Riau.
Pada kesempatan itu, Kota Tanjungpinang memperkenalkan ikan Sembilang sebagai maskot resmi Porprov Kepri VI 2026. Sementara Bulang Linggi dipilih sebagai logo yang menggambarkan identitas budaya Melayu serta semangat persatuan dan kemajuan masyarakat Kepulauan Riau.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan bahwa Porprov tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga semata, tetapi juga sarana mempererat hubungan antardaerah di Provinsi Kepulauan Riau.
Menurutnya, Porprov memiliki peran strategis dalam menjaring atlet-atlet muda potensial dari seluruh kabupaten dan kota yang nantinya dipersiapkan untuk mewakili daerah pada ajang yang lebih tinggi.
“Porprov menjadi wadah bagi atlet-atlet terbaik Kepri untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya. Dari ajang inilah kita berharap lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Lis juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pelaksanaan pertandingan. Selain mengejar prestasi, para atlet diharapkan mampu menunjukkan sikap profesional, disiplin, dan semangat persaudaraan dalam setiap cabang olahraga yang dipertandingkan.
Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mematangkan berbagai persiapan, termasuk kesiapan venue pertandingan yang akan digunakan. Ia mengakui sejumlah fasilitas masih dalam tahap penyempurnaan dan membutuhkan koordinasi intensif dengan KONI Kepri serta berbagai pihak terkait.
Dalam waktu dekat, Pemko Tanjungpinang berencana menggelar rapat koordinasi bersama pengurus cabang olahraga dan KONI untuk memastikan seluruh venue memenuhi standar yang dibutuhkan sehingga siap digunakan saat pelaksanaan Porprov nanti.
Selain aspek olahraga, Lis menilai penyelenggaraan Porprov juga akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Tanjungpinang. Kehadiran ribuan atlet, pelatih, official, dan pendukung dari seluruh wilayah Kepri diperkirakan akan meningkatkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.
“Sektor perhotelan, kuliner, transportasi hingga pelaku UMKM tentu akan merasakan dampak positif dari penyelenggaraan Porprov. Ini menjadi peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kepri, Usep RS, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang yang telah menunjukkan komitmen kuat dengan bersedia menjadi tuan rumah Porprov Kepri VI Tahun 2026.
Menurut Usep, Porprov merupakan agenda olahraga yang memiliki peran penting dalam sistem pembinaan atlet daerah. Melalui ajang tersebut, atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota dapat dipantau, dievaluasi, serta dipersiapkan menuju kompetisi yang lebih tinggi.
“Porprov adalah fondasi pembinaan olahraga prestasi di daerah. Dari sinilah lahir atlet-atlet yang nantinya akan memperkuat kontingen Kepulauan Riau pada ajang Porwil maupun Pekan Olahraga Nasional,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan olahraga prestasi di Kepulauan Riau menunjukkan tren yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Jika pada pelaksanaan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) pertama Kepri masih berada di posisi bawah, pada Porwil di Pekanbaru kontingen Kepri berhasil menunjukkan kemajuan dengan meraih sembilan medali emas.
Peningkatan prestasi tersebut juga terlihat pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Pada PON Papua, kontingen Kepri berhasil meraih dua medali emas, sementara pada PON Aceh-Sumut jumlah tersebut meningkat menjadi lima medali emas dengan partisipasi atlet dari 31 cabang olahraga.
Menurut Usep, capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan di daerah, termasuk melalui pelaksanaan Porprov sebagai wadah kompetisi atlet terbaik Kepri.
Dengan dimulainya tahapan persiapan melalui peluncuran maskot dan logo, Porprov Kepri VI Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga momentum memperkuat persatuan, menggerakkan perekonomian daerah, serta melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu membawa nama Kepulauan Riau bersaing di tingkat nasional.

