BATAM – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2025–2028 resmi dilantik di Gedung Balairung BP Batam, Lantai 3, Minggu (28/6/2026). Pelantikan menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi kepemudaan sekaligus mendorong sinergi pemuda dalam mendukung pembangunan daerah.
Prosesi pelantikan dihadiri Ketua DPRD Kepulauan Riau Iman Sutiawan, Ketua DPP KNPI Haris Pertama, Sekretaris DPP KNPI Gandung R.N. Huda, perwakilan BINDA Kepulauan Riau Muhammad Soffa Firdaus, Kasat Intel Polsek Batam Kota Ipda Bobby Pratama, Mayor Arief dari Bakamla, serta perwakilan berbagai organisasi kepemudaan, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kepulauan Riau Iman Sutiawan mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda yang berkontribusi nyata bagi pembangunan Kepulauan Riau.

Menurut Iman, pemuda memiliki posisi strategis dalam perjalanan bangsa. Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga saat ini, pemuda selalu menjadi garda terdepan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Sejarah membuktikan bahwa pemuda selalu hadir sebagai penggerak perubahan. Semangat itu harus terus hidup untuk mengisi pembangunan dan menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Iman menilai KNPI harus menjadi rumah besar bagi seluruh organisasi kepemudaan tanpa memandang latar belakang maupun perbedaan pandangan. Dengan persatuan, organisasi kepemudaan akan lebih mudah melahirkan program-program yang berdampak bagi masyarakat.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi bersama KNPI dalam menjaga persatuan, keamanan, dan kondusivitas daerah.
“Kepulauan Riau adalah rumah kita bersama. Tugas kita menjaga daerah ini tetap aman, nyaman, dan kondusif agar pembangunan terus berjalan dan masyarakat dapat beraktivitas dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPP KNPI Haris Pertama mengingatkan agar KNPI mampu menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus tetap menjaga fungsi kontrol sosial secara konstruktif.
Menurutnya, kritik terhadap kebijakan pemerintah harus dibangun melalui komunikasi yang baik dan disertai solusi, sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“KNPI harus aktif membangun kolaborasi dengan pemerintah, organisasi kepemudaan, hingga Badan Eksekutif Mahasiswa. Yang dibutuhkan adalah sinergi untuk membangun daerah,” ujar Haris.
Di sisi lain, Ketua DPD KNPI Kepulauan Riau masa bakti 2025–2028, Andhi Kusuma, mengajak seluruh elemen pemuda meninggalkan perbedaan dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan daerah.
Ia menegaskan kepengurusan yang baru akan fokus menjadikan KNPI sebagai wadah yang melahirkan gagasan, karya, dan program nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Yang ingin kita wariskan bukan sekadar organisasi, tetapi kontribusi nyata untuk Batam dan Kepulauan Riau. Mari bersama-sama membangun daerah ini dengan semangat persatuan dan kolaborasi,” ujar Andhi.
Pelantikan tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen DPD KNPI Kepulauan Riau masa bakti 2025–2028 untuk memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan, mitra pembangunan, serta perekat persatuan di Bumi Segantang Lada.(*)

