Friday, October 30, 2026
HomeEkbisCERNIVAL 2026 Resmi Dibuka di Batam, BI Kepri Dorong Transaksi Digital dan...

CERNIVAL 2026 Resmi Dibuka di Batam, BI Kepri Dorong Transaksi Digital dan QRIS Cross Border

BATAM (BR) – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau resmi menggelar Creative and Innovative Riau Islands Carnival (CERNIVAL) 2026 di Harbour Bay Downtown, Batam, Jumat (24/7/2026).

Mengusung tema “Pesta Rakyat Digital Kepulauan Riau”, kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (26/7/2026) ini menjadi momentum untuk memperkuat literasi keuangan digital sekaligus meningkatkan penggunaan transaksi nontunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Pembukaan CERNIVAL 2026 dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Andri Rizal, yang mewakili Wakil Gubernur Kepri, bersama Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau, Ardhienus.

CERNIVAL 2026 dikemas sebagai pesta rakyat yang memadukan edukasi keuangan digital, hiburan, kompetisi, promosi UMKM, pelayanan publik, hingga pengalaman langsung menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.

Transaksi QRIS di Kepri Tumbuh Signifikan

Peningkatan penggunaan QRIS di Kepulauan Riau terus menunjukkan perkembangan positif. Sepanjang 2025, volume transaksi QRIS di wilayah tersebut tercatat mencapai 99,44 juta transaksi, atau tumbuh 193,05 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Sementara itu, hingga Mei 2026, jumlah transaksi QRIS di Kepri telah mencapai 57,60 juta transaksi.

Dari sisi nominal, total transaksi QRIS sepanjang 2025 mencapai Rp11,55 triliun, tumbuh 129,58 persen (yoy). Adapun hingga Mei 2026, nilai transaksi QRIS telah mencapai Rp6,74 triliun, meningkat 101,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau, Ardhienus, menilai pertumbuhan tersebut menunjukkan besarnya peluang transaksi digital dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kepulauan Riau sebagai wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara memiliki potensi besar dalam pemanfaatan transaksi digital lintas negara. Melalui QRIS Cross-Border Experience, kami ingin memperkenalkan kemudahan transaksi digital kepada masyarakat maupun wisatawan mancanegara,” kata Ardhienus.

Ia menyampaikan, penerapan QRIS Cross Border diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi wisatawan asing saat bertransaksi di Kepulauan Riau. Selain meningkatkan kenyamanan wisatawan, sistem tersebut juga dinilai dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan memperkuat daya saing Kepri sebagai kawasan ekonomi digital.

Pasar Malam Digital Hadirkan Transaksi QRIS Rp1

Salah satu program yang menjadi daya tarik CERNIVAL 2026 adalah Pasar Malam Digital. Masyarakat dapat menikmati berbagai wahana permainan dan aktivitas berhadiah hanya dengan melakukan transaksi QRIS senilai Rp1.

Konsep tersebut dirancang untuk mengenalkan sistem pembayaran digital kepada masyarakat dengan cara yang lebih sederhana, interaktif, dan menyenangkan.

Selain itu, CERNIVAL 2026 juga menghadirkan bazar kuliner yang melibatkan UMKM binaan Bank Indonesia serta pelaku usaha dari berbagai perbankan. Seluruh transaksi di area bazar dilakukan secara nontunai menggunakan QRIS.

Transaksi QRIS Cross Border di Kepri Melonjak

Potensi transaksi digital lintas negara di Kepulauan Riau juga terus mengalami peningkatan.

Bank Indonesia mencatat, transaksi QRIS Antarnegara atau QRIS Cross Border yang dilakukan wisatawan asal Malaysia, Singapura, dan Thailand di Kepri sepanjang 2025 meningkat 511,54 persen (yoy).

Jumlah transaksi tersebut mencapai 221.812 transaksi, atau sekitar 3,77 persen dari total volume transaksi QRIS antarnegara secara nasional.

Data tersebut menunjukkan posisi strategis Kepulauan Riau, khususnya Batam, sebagai wilayah perbatasan dan salah satu pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Semarak Kompetisi dan Layanan Publik

CERNIVAL 2026 juga diramaikan dengan berbagai kompetisi yang menyasar generasi muda. Sejumlah kegiatan yang digelar antara lain lomba Pramuka, e-sport, band, fashion show, dance, hingga fitness.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, dalam mengenal dan memanfaatkan perkembangan teknologi digital, termasuk sistem pembayaran nontunai.

Dalam pelaksanaannya, CERNIVAL 2026 turut menggandeng Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Samsat Keliling, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kolaborasi tersebut menghadirkan layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak kendaraan bermotor secara nontunai. Masyarakat juga mendapatkan edukasi terkait literasi keuangan dan pelindungan konsumen.

Pengunjung dapat memanfaatkan Ruang Edukasi Bank Indonesia untuk mendapatkan informasi mengenai QRIS sekaligus mengenal lebih jauh tentang Rupiah.

Melalui CERNIVAL 2026, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berupaya memperluas pemahaman masyarakat terhadap transaksi digital sekaligus mendorong peningkatan literasi, akseptasi, dan kepercayaan terhadap sistem pembayaran nontunai.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi digital di Kepulauan Riau serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, modern, dan berkelanjutan.(*)

RELATED ARTICLES
spot_img

BATAM