Friday, October 30, 2026
HomeOlahragaKONI Batam Uji Kondisi Fisik Atlet, Jadi Bagian Persiapan Hadapi Porprov

KONI Batam Uji Kondisi Fisik Atlet, Jadi Bagian Persiapan Hadapi Porprov

BATAM (BR) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batam terus mematangkan persiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui pengujian kondisi fisik atlet dari sejumlah cabang olahraga.

Kegiatan pengukuran dan evaluasi fisik tersebut menjadi bagian dari program KONI Batam untuk mengetahui sejauh mana kesiapan atlet, sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan performa sebelum menghadapi kompetisi.

Dalam pengujian kali ini, terdapat empat aspek fisik yang diukur, yakni Sprint 30 meter, Vertical Jump, Arrowhead Agility, serta VO2 Max.

Keempat tes tersebut dirancang untuk mengukur kemampuan dasar atlet, mulai dari kecepatan, daya ledak otot, kelincahan hingga daya tahan tubuh. Hasil pengukuran nantinya dapat menjadi salah satu acuan dalam menyusun program latihan yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan masing-masing atlet.

Kabid Binpres KONI Batam, Daru, mengatakan pengujian kondisi fisik merupakan bagian penting dalam proses pembinaan atlet, khususnya menjelang Porprov.

Menurutnya, KONI tidak hanya berfokus pada kesiapan atlet dari sisi teknik, tetapi juga ingin memastikan kondisi fisik atlet berada pada level yang optimal.

“Tes ini merupakan bagian dari program KONI Batam untuk melihat kesiapan dan kondisi fisik atlet. Hasilnya nanti bisa menjadi bahan evaluasi bagi pelatih dalam menyusun program latihan,” ujarnya.

Pada pelaksanaan pengujian tersebut, atlet dari tiga cabang olahraga turut ambil bagian, yakni Savate, Karate, dan Taekwondo.

Ketiga cabang olahraga tersebut menjalani rangkaian tes yang sama untuk mendapatkan gambaran mengenai kemampuan fisik masing-masing atlet.

KONI Batam berharap hasil pengukuran ini dapat memberikan data yang lebih objektif mengenai kondisi atlet. Dengan demikian, pembinaan tidak hanya dilakukan berdasarkan pengamatan saat latihan, tetapi juga didukung oleh hasil pengukuran fisik yang terukur.

Daru menambahkan, evaluasi secara berkala diperlukan agar perkembangan atlet dapat dipantau dari waktu ke waktu. Jika ditemukan aspek fisik yang masih perlu ditingkatkan, pelatih dapat memberikan porsi latihan yang lebih spesifik.

“Yang paling penting adalah bagaimana hasil tes ini bisa ditindaklanjuti dalam latihan. Atlet yang masih memiliki kekurangan pada aspek tertentu bisa diberikan program khusus untuk meningkatkan kemampuannya,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, KONI Batam juga dihadiri Slamet dari Litbang, Dasril dari Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres), serta Humas KONI Batam Tengku Bayu.

Melalui program pengujian fisik tersebut, KONI Batam menunjukkan komitmennya untuk membangun pembinaan olahraga yang lebih terukur dan berkelanjutan. Persiapan menuju Porprov pun diharapkan tidak hanya menghasilkan atlet yang siap bertanding, tetapi juga mampu tampil dengan performa terbaik dan membawa prestasi bagi Kota Batam.(*)

RELATED ARTICLES
spot_img

BATAM