Friday, October 30, 2026
HomeEkbisKomisaris PLN Batam Dukung Langkah Perjuangan Dapatkan Harga Gas Ekonomis

Komisaris PLN Batam Dukung Langkah Perjuangan Dapatkan Harga Gas Ekonomis

BATAM (BR) – Komisaris Independen PT PLN Batam, Usep R.S., menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai langkah strategis yang diambil perusahaan dalam menghadapi lonjakan harga gas industri. Dukungan tersebut disampaikannya dalam keterangan resmi pada Rabu (21/05).

Kenaikan harga gas industri yang mencapai lebih dari 100 persen disebut menjadi tantangan serius, khususnya bagi PLN Batam yang mengandalkan gas untuk 85 persen kebutuhan pembangkit listriknya.

“Kami memahami bahwa kenaikan harga gas sebagai salah satu elemen utama operasional berdampak signifikan terhadap Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik. PLN Batam dituntut untuk tetap adaptif dan berpihak pada pelanggan, salah satunya melalui penyesuaian tarif industri guna menjaga efisiensi dan kualitas layanan,” ujar Usep.

Salah satu langkah konkret yang diapresiasi adalah pengajuan permohonan peninjauan ulang Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). PLN Batam berharap dapat memperoleh harga gas khusus di bawah HGBT yang berlaku saat ini.

“PLN Batam merupakan entitas mandiri tanpa subsidi maupun kompensasi dari pemerintah. Oleh karena itu, sangat penting bagi pemangku kebijakan untuk mempertimbangkan harga gas yang kompetitif agar daya saing perusahaan tetap terjaga,” tambahnya.

Usep juga mendorong adanya komitmen dari perusahaan penyedia gas untuk mendukung inisiatif yang diajukan PLN Batam.

“Sebagai perusahaan negara yang beroperasi secara mandiri di sektor kelistrikan Batam, kami tidak ingin pelanggan, khususnya industri, menanggung beban berat akibat penyesuaian tarif. Namun di sisi lain, PLN Batam juga harus tetap sehat secara finansial. Maka, diperlukan kebijakan pemerintah yang seimbang agar semua pihak bisa berjalan bersama,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Usep mengajak pelaku industri dan organisasi seperti APINDO serta KADIN untuk mendukung kebijakan penyesuaian tarif yang dilakukan PLN Batam. Ia mengimbau agar tidak dibangun narasi berlebihan yang mengaitkan langsung penyesuaian tarif dengan potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

“Penyesuaian tarif memang menjadi tantangan, namun juga menjadi momentum bagi dunia usaha untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing. Langkah-langkah seperti optimalisasi penggunaan energi dan penghematan konsumsi listrik bisa menjadi solusi dalam menghadapi dinamika ini,” tutupnya.

RELATED ARTICLES
spot_img

BATAM