Friday, October 30, 2026
HomePendidikanTuntut Kesetaraan Status dengan PNS, Pegawai PPPK Polibatam Gelar Aksi Damai

Tuntut Kesetaraan Status dengan PNS, Pegawai PPPK Polibatam Gelar Aksi Damai

BATAM (BR) – Puluhan dosen dan tenaga kependidikan berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Politeknik Negeri Batam (Polibatam) menggelar aksi damai pada Kamis pagi (15/5). Aksi ini merupakan bentuk solidaritas sekaligus penyampaian aspirasi atas ketidakjelasan status mereka sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) penuh.

Dengan mengusung tema “PNS Harga Mati”, para pegawai PPPK menyuarakan tuntutan kesetaraan hak dan status antara PPPK dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mereka menekankan bahwa status PPPK tidak seharusnya diperlakukan sebagai ASN kelas dua, terutama dalam hal jenjang karier, pengembangan profesi, perlindungan hukum, dan hak pensiun.

“Kami bukan ASN kelas dua. Kami telah mengabdi, mengajar, mencetak generasi muda sejak sebelum kampus ini dinegerikan. Namun hingga kini, kami tetap berstatus PPPK. Negara mengalihstatuskan aset, tapi melupakan SDM-nya,” ungkap Budi, salah satu peserta aksi.

Aksi yang berlangsung tertib ini juga diwarnai pembacaan puisi berjudul “Nasib PPPK”, yang menggambarkan kegelisahan serta perjuangan panjang para pegawai yang telah mengabdi sejak Polibatam dinegerikan oleh Presiden SBY pada tahun 2010.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional bertajuk “Aksi Solidaritas PTN Baru se-Indonesia”, yang dilakukan serentak di 35 kampus Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) dari Sabang sampai Merauke. Gerakan ini terhimpun dalam akun kolektif media sosial @ilp.ptnb.

Adapun tuntutan utama dalam aksi ini adalah:

  • Pengalihan status PPPK menjadi ASN PNS secara penuh.
  • Penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap PPPK dalam sistem kepegawaian.
  • Perhatian dan kebijakan tegas dari Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan kepastian hukum dan regulasi yang adil bagi pegawai PPPK.

Para peserta berharap aksi ini menjadi suara moral agar negara tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik lembaga pendidikan, tetapi juga memberikan penghargaan dan kepastian bagi sumber daya manusia yang telah berkontribusi besar dalam dunia pendidikan.(*)

RELATED ARTICLES
spot_img

BATAM