BATAM (BR) – Pembangunan Musala Amal Insan di Perumahan Patam Abadi, RT 05/RW 01, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, resmi dimulai. Hal itu ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama yang turut dihadiri masyarakat setempat.
Pembangunan rumah ibadah tersebut terlaksana setelah warga mendapatkan dukungan melalui bantuan Pokok Pikiran (Pokir) Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman Sutiawan.
Ketua RT 05/RW 01 Perumahan Patam Abadi, Sopian, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya bantuan yang sebelumnya telah diajukan oleh masyarakat pada tahun lalu.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi langkah awal bagi warga untuk mewujudkan musala yang lebih representatif sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan masyarakat.
“Alhamdulillah, Musala Amal Insan tahun ini mendapatkan bantuan Pokir dari Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Bapak Iman Sutiawan. Pengajuannya tahun kemarin dan tahun ini terealisasi. Alhamdulillah,” ujar Sopian.
Ia berharap dukungan tersebut dapat kembali berlanjut pada tahap pembangunan berikutnya. Pasalnya, selain pembangunan musala, warga juga tengah mengupayakan pembangunan gedung Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang berada di sekitar lokasi musala.
Sopian mengatakan, proposal pembangunan TPQ telah diajukan melalui kegiatan reses dengan harapan dapat direalisasikan pada tahun berikutnya.
“Harapan kami, pengajuan yang kedua ini juga dapat dikerjakan tahun depan. Karena musala ini berdampingan dengan TPQ tempat anak-anak mengaji, kami juga mengajukan proposal untuk pembangunan TPQ melalui reses tahun ini,” katanya.
Ia menjelaskan, keberadaan gedung TPQ sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya bagi anak-anak di lingkungan Perumahan Patam Abadi. Selama ini, kegiatan belajar mengaji masih memanfaatkan musala lama yang kondisinya sudah tidak layak sehingga harus dibongkar.
“Anak-anak mengaji sebelumnya numpang di musala. Karena musala lama sudah tidak layak, akhirnya kita robohkan dan sekarang dibangun kembali. Kalau TPQ juga bisa dibangun, tentu kami sangat bersyukur,” ungkapnya.
Menurut Sopian, pembangunan musala dan TPQ bukan sekadar menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya masyarakat menyediakan ruang yang layak bagi kegiatan keagamaan dan pendidikan anak-anak.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, mengapresiasi semangat warga dalam bergotong royong membangun sarana ibadah di lingkungan mereka.
Iman menilai, pembangunan fasilitas keagamaan memiliki manfaat yang luas, terutama dalam membentuk karakter, akhlak, ilmu, dan adab generasi muda.
“Sekecil apa pun yang kita buat untuk agama, insyaAllah banyak berkah. Tidak hanya untuk akhirat, tetapi insyaAllah di dunia juga akan dialirkan rezeki untuk kita semua,” kata Iman.
Ia berpesan agar pembangunan tersebut dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, sehingga musala nantinya benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat secara maksimal.
“Selagi kita melaksanakan dengan tulus dan ikhlas untuk kepentingan agama, terutama untuk kepentingan akhlak, ilmu dan adab anak-anak kita, insyaAllah akan menjadi amal yang baik,” tuturnya.
Dengan dimulainya pembangunan Musala Amal Insan, warga berharap kehadiran sarana tersebut nantinya tidak hanya menjadi tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda di lingkungan Perumahan Patam Abadi.(*)

